Iklan Layanan Masyarakat Yang Keren…(Tapi Salah)

Pagi hari, disodori sebuah majalah terbitan sebuah Universitas Negeri di Jember (LOL). Keren juga majalahnya, kecil tapi nggak mini banget. Cenderung “Kempitable”. Gampang “dikempit” di ketiak maksud saya. Desainnya lumayan bagus. Tema yang diangkat adalah tentang “Musikografi”. Buka-buka, baca sepintas, lumayan juga buat dikoleksi nih.

Sekilas isinya menarik untuk disimak, dari sekedar editorial sampai interview disajikan. Yang jelas dengan bahasa mahasiswa dong ah…. Penuh istilah dan kutipan-kutipan dari tokoh A,B,C,D. Penunjang keilmiahan hasil tulisan.

Kemudian tiba pada halaman iklan layanan masyarakat. Sepintas tidak ada istimewa. Tapi ketika dibaca…wot de fak !!!

Iklan Layanan

Mata langsung tertancap pada tulisan “punk, black metal, underground, gothic”. Ini entah kesalahan konsep pembuatan iklan layanan tersebut, atau memang tidak tahu istilah, atau terlalu sok tahu akan istilah.

Pernah ditulis di web ini, tentang peristilahan underground atau indie. Dan mungkin banyak referensi tentang ini. Baik itu media online/internet ataupun media cetak. Mungkin perlu ditulis lagi, secara singkat. Underground itu ya Indie. Gothic, punk, death metal, black metal, grindcore. Itu juga bagian dari Underground culture. Pop, jazz, rock dangdut bisa jadi indie, bisa jadi bagian dari Underground. Kalau segalanya yang mereka lakukan adalah D.I.Y.

ps:Klik pada gambar untuk tampilan yang lebih besar.

5 comments

  1. Good post! I plan to move into this stuff after I’m done with school, as most of it is time consuming. It’s a great post to reference back to. My blog needs more time to gain in popularity anyway.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.