— indie jember

Archive
Event

Selamat sianggg jogjaaaa, Asu Jogja, Asu Jogja….Jogjaaa Asu..

Teriakan MC tiba tiba terdengar keras dari speaker di kiri-kanan panggung. Teriakan dan salam pembuka yang disambut dengan gemuruh teriakan dan sorak sorai ratusan penonton. Dan segerombolan MC seketika mengisi panggung utama, amild stage. Soundrenaline 2008 Yogyakarta.
Ya..saat itulah Soundrenaline 2008 akhirnya dibuka. Basa-basi sedikit dari MC menyapa penonton yang saat itu sudah merapat ke bibir panggung.

Dalam schedule, tercatat puluhan band dan artis, pengisi acara Soundrenaline 2008. Berbeda dengan Malang yang berkonsep rock. Di Yogyakarta ini, banyak band dan artis musik pop yang akan tampil. Dari Ressa Herlambang, Sherina, Bunga Citra Lestari sampai Di3va (Krisdayanti, Ruth Sahanaya dan Titi DJ)
Koil dan Slank untuk Soundrenaline 2008 di Yogyakarta ini absen. Skidrow yang dijadwalkan juga akan tampil juga tidak kelihatan sampai acara berakhir.
Karena masih repot berganti kostum dan menyiapkan “perangkat perang” akhirnya saya ketinggalan untuk mengikuti beberapa acara pembuka.Seperti penampilan Java Jive dan penari-penarinya. Sempat terlihat Club 80’s dan Garasi memasuki venue dan masuk ke ruangan tunggu khusus untuk artis pengisi.

Hawa yang panas siang itu tidak menyurutkan minat para pecinta musik untuk mendekati 4 panggung Soundrenaline 2008.Pada acara Soundrenaline 2008 ini disediakan 4 buah panggung. Masing -masing adalah, Talent Stage, kebanyakan diisi oleh band-band local dan band-band indie yang terpilih untuk mengisi acara Soundrenaline ini, meskipun ada juga band terkenal seperti Powerslave masuk disana. Kedua adalah Rising Star Stage yang terletak bersebelahan dengan Talent Star stage. Yang bermain disini adalah band-band baru, yang sudah memiliki album rekaman dan namanya sedang menanjak naik, (seperti nama panggung yang ditempatinya, Rising Star). Contoh kongkritnya seperti Afghan, Kangen Band, T2, dan Wali.

Sedangkan 2 panggung utama, yakni Simpati Stage dan Amild Stage, diisi oleh deretan nama nama besar band dan musisi Indonesia. Dari Club 80’s, Garasi, Naif, The Changcuters, Peterpan, Ungu, Mulan Jameela, PAS band, Andra and The Backbone sampai GIGI.

Read More

Setelah pada malam meet and greet itu mendapat informasi dan bantuan dari Mas Arief dari Amild akhirnya saya pada malam itu menemui Mbak Tina. Setelah memperkenalkan diri dan berbincang sebentar akhirnya, saya sebagai salah satu bagian dari media, diusahakan nantinya oleh Mbak Tina sebagai “penguasa Media Center” Soundrenaline 2008 ini saya akan mendapatkan akses untuk media/press. Tentunya dengan atribut atau id-card khusus untuk media/press.
Pada pagi hari tanggal 10 Agustus 2008 itu, akhirnya saya menghubungi Mbak Tina, tentang kepastian masalah akses press ini. Dan setelah ada kepastian, saya dipersilahkan untuk segera ke media center, yang terletak tepat di sebelah belakang Amild Stage.
Bagi peserta fans camp, karena sebelumnya telah dibagikan t-shirt dalam goodie bag. Maka untuk acara Soundrenaline ini, harus memakai t-shirt berwarna hitam tersebut selama acara soundrenaline berlangsung. Tentunya juga tetap dengan tetap memakai id-card. Dan karena status saya saat itu adalah masih “peserta fans camp” maka saya juga harus memakainya. Sebuah t-shirt warna hitam dengan gambar mulut yang terbuka. Penggambaran dari tema free voice Soundrenaline 2008.
Sekitar pukul 10.00 WIB, seluruh peserta fans camp dikumpulkan. Menurut kelompok masing-masing. Untuk kemudian diberangkatkan secara bersamaan menuju venue Soundrenaline 2008.Pada saat itulah baru saya bisa memisahkan diri dari “rombongan”. Karena saya harus segera ke media center.Terlihat tampang-tampang tegang dari security di wilayah sekitar Amild stage, dimana saya akan memasuki media center. Tapi ketika mengetahui saya akan ke media center, tampang tegang itupun berubah dan mempersilahkan saya untuk memasuki “forbidden area”.Memasuki media center, setelah memperkenalkan diri, akhirnya saya menandatangani semacam daftar hadir/absen. Kemudian dari mbak-mbak yang ada di media center itu saya diberi “seragam khusus” untuk media/press. Berupa t-shirt berwarna putih dengan tulisan besar PRESS dibagian bawah t-shirt. Selain t-shirt saya juga mendapat topi dan juga id-card khusus berlabel PRESS. Atribut ini, t-shirt ataupun id-card ini harus dipakai selama acara berlangsung. Jadi selama kita “berkeliaran” dimanapun akan terawasi.Dan yang jelas dengan adanya id-card dan t-shirt, sebagai tanda pengenal ini, saya bebas memasuki setiap jengkal venue. Kecuali memang sudah dibatasi oleh security dan memang tidak bisa dimasuki, oleh siapapun.
Bebas tapi tetap terbatas.

Read More

Pagi hari, tanggal 10 Agustus 2008, saat paling bersejarah di Peace Park Kompleks Candi Prambanan
Hari masih sangat pagi., akan tetapi suasana di fans camp sudah ramai. Ternyata banyak peserta yang bangun dan menikmati pagi itu.
Ternyata banyak diantara kawan-kawan peserta fans camp yang sudah “melanglang buana”. Menikmati suasana pagi di Candi Prambanan.
Setelah mandi dan mengambil “sajen”, berupa kopi sebagai teman di pagi hari itu, saya menyusul kawan-kawan yang sudah terlebih dahulu ada di dalam kompleks candi Prambanan. Ternyata dari fans camp, menuju ke dalam kompleks candi prambanan ada “jalan tembus”. Sebenarnya bukan jalan umum. Karena memang jalan tembus itu dari pagar berduri, pembatas antara kompleks candi dan camping ground yang sengaja dilubangi untuk jalan.
Pagi itu memang berawan tapi sejuk , cocok sekali dengan kopi yang saya bawa. Karena saya mencoba menyimpan tenaga untuk siang hari nanti pada saat acara Soundrenaline  berlangsung, saya hanya duduk dan menikmati kopi. Sesekali melihat keasyikan kawan-kawan yang mengabadikan momen lewat kamera. Saling berfoto satu sama lain. Mengabadikan momen yang mungkin sekali seumur hidup bisa mereka nikmati bersama.

ps:burn the stage !

Read More

Meet and greet, dilakukan pada malam menjelang acara Soundrenaline 2008. Setelah artis pengisi acara yang dijadwalkan bertemu di fans camp melakukan check sound di masing masing stage soundrenaline 2008. Secara bergiliran dan hampir bersamaan artis-artis berdatangan di Fans camp. Saat itu terlihat J-rock dan Kangen Band sudah memasuki mini stage. Tidak berapa lama kemudian secara berturut turut ada Gigi, Bunda Iffet dan Ariel Peterpan. Selain GIGI yang lumayan dijaga ketat oleh manajernya Dhany Pete, ternyata Ariel Peterpan jadi artis yang paling banyak dikelilingi oleh security.
Ternyata GIGI ini pula yang ditempatkan di Fans Camp stage pada saat meet and greet.Karena ditempatkan di Fans Camp stage, langsung saja kedatangan GIGI diserbu peserta Fans Camp. Dalam waktu singkat bibir panggung Fans Camp Stage itu langsung penuh.
Armand, Thomas, Dewa Budjana dan Gusti Hendy, menjawab dengan lugas pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta fans camp. Dari masalah lagu, konsep sampai masalah fans. Untuk masalah fans ini, GIGI, mungkin sudah disiapkan sebelumnya, memanggil Bunda Iffet yang sekaligus adalah manajer dari Slank. Untuk bercerita tentang fans dan suka duka Slank dalam menangani fans.
Hal ini menarik sekali,
karena band sekelas GIGI yang memiliki jutaan fans fanatik, masih memanggil Bunda Iffet untuk berbagi pengalaman. Seperti dikatakan oleh Thomas, bahwa apapun konsernya, siapapun artisnya, benderanya pasti Slank. Dalam kesempatan meet and greet ini. GIGI menceritakan juga tentang album barunya. Sebuah album religius yang segera akan dirilis. Berjudul Jalan Kebenaran.
Sebuah keberuntungan juga bagi para peserta fans camp Soundrenaline 2008, karena pada saat itu GIGI juga membawakan single dari album barunya tersebut. Sama dengan judul albumnya, single yang dibawakan berjudul Jalan Kebenaran. Dengan peralatan musik yang sederhana, GIGI tampil membawakan lagu ini dihadapan peserta Fans camp Soundrenaline 2008. Suasana mendadak sedikit hening ketika Armand menyanyikan lagu Jalan Kebenaran ini. Tepuk tangan riuh membahana ketika GIGI selesai memainkan musiknya, dan berpamitan kepada peserta Fans Camp.
Acara malam itu masih berlanjut. Setelah meet and greet, masih ada acara “barbeque”, bakar-bakar sosis dan jagung bakar. Sekaligus pembagian hadiah bagi pemenang Outbound Games yang dilaksanakan pada siang harinya. Sesudah itu acara selesai dan bersantai. Terserah peserta untuk beristirahat atau melanjutkan bercengkerama dengan kawan kawan peserta fans camp yang lain.

ps:Selanjutnya Soundrenaline 2008 ..the act !

Read More

Malam mulai menjelang.Setelah Maghrib, peserta fans camp kembali dikumpulkan, oleh LO masing masing kelompok Untuk menerima jatah makan malam. Satu tas kresek besar, berisi kotak nasi telah ada di depan mata. Melalui absen, makan malam itupun akhirnya diterima. Sementara untuk minumnya, peserta bisa mengambil sendiri di pendopo.
Malam itu acaranya adalah Meet and greet. Meet and greet antara peserta fans camp dan artis pengisi acara Soundrenaline 2008. Sebelumnya telah ditentukan, dengan siapa nantinya peserta fans camp akan bertemu dengan artis pengisi acara. Misalnya Kelompok dengan Pita Hitam akan bertemu dengan Kangen Band, Kelompok Pita Merah nantinya akan dipertemukan dengan Andra and The Backbone dan seterusnya.
Dalam acara ini, panita fans camp, telah menyediakan semacam tempat tersendiri untuk masing masing kelompok. Berupa mini stage yang dipagari dengan board, sehingga hanya anggota tim yang telah ditentukan yang nantinya bisa masuk ke dalam meet and greet tersebut. Akan tetapi dari beberapa artis yang dijadwalkan atau dijanjikan oleh panitia, ternyata tidak jadi atau batal datang ke acara meet and greet tersebut. Ini seperti dialami oleh tim pita merah. Andra and the Backbone batal datang. Sementara itu pihak panitia menawarkan Bunda Iffet atau Ariel Peterpan. Hasilnya, tim merah di acara meet and greet itu bubar begitu saja.Manyun karena tidak bisa bertemu bintang pujaannya.

ps : selanjutnya GIGI, meet and greet dan lagu baru

Read More

RSS Blabbermouth

Act

Supporting Act