— indie jember

Gadget apakah yang paling dibutuhkan oleh anak muda jaman sekarang ?
Handphone ? Music Player ? Portable games ?
Sepertinya tiga besar itulah yang menjadi most wanted gadget di kalangan anak muda. Apakah ini hanya sekedar trend gaya hidup atau sudah menjadi kebutuhan ? Sepertinya sudah bisa ditebak dari setiap fenomena beberapa tahun terakhir. Yah jawabnya adalah kebutuhan.

Handphone utamanya sudah menjadi kebutuhan. Tidak hanya life style seperti 10 tahun yang lalu. Orang sudah menjadikan teknologi komunikasi menjadi bagian dalam hidup sama seperti makan, minum dan tidur.

Read More

Sebuah track manis dari The Sewing Room, quartet asal Dublin. Pop bernuansa suram tapi melankolis.

Track ini bisa kalian download disini

Read More

ftaFinally ..
Berawal dari ketertarikan mendengarkan beberapa track dari band ini. Akhirnya Indiejember.org bisa juga melakukan interview dengan From This Accident. Band yang dibentuk dipertengahan tahun 2008 ini saat ini tengah mencoba eksistensinya di dunia musik bercorak screamo.
Diwakili oleh Rizal, interview dilakukan secara online. Thank God for the tech !
Berikut ini adalah interview dengan Rizal FromThisAccident

FromThisAccident – kalo denger nama ini aku pasti langsung inget dengan istilah MBA – Married by Accident hahahahaha, ada hubungan ? Atau gimana sih ? Sebenernya kalian ambil nama itu inspirasinya dari mana ?

Kita sepakat ambil nama itu dari kejadian kita pas dulu baru maen maen di event event mas kita sering mengalami kecelakaan pas latian latian dulu sring banget kesrempet mobil tapi nggak sering-sering banget sih hehe

Dari pertama terbentuk apa kalian udah bawain format musik seperti kalian sekarang ini ?

Dulu musik kita cenderung berat mas lebih ke posthardcore karena format awal kita beda dengan sekarang jadi kita sesuain dengan format yg baru lebih rock screamo kalo sekarang perbedaan musik kita dari lagu That feel sama Regret udah beda konsep sama lagu My first date is the last date dan Embrace

Menurut kamu sendiri apa sih perbedaan mendasar dari posthardcore sama rock screamo ?

Menurutku posthardcore cendrung bermain downstroke trus ditambah vocal scream. Serta jarang ada vocal cleannya. Kalo rock screamo lebih menonjol vocal clean suara tinggi trus aransemen melody gitar semacam Saosin Scared n Whisper atau Sleeping with Sirens itu sih menurutku.

Di awal kalian berdiri ada sempat ada kawan kawan NTR disana, kemudian setelah berganti personil. apakah ini mempengaruhi pola bermusik FTA

Tidak, kita tetap dengan konsep bersama. Kawan  NTR memang dulu pernah bergabung sebentar diawal karir kita, tapi dari perubahan personel, kita coba memperbaiki diri sekaligus mengembangkan konsep bermusik FTA

Influence kalian siapa aja sih ?

Influence kita masing2 personel beda beda.  Kita lebih ke Saosin,  Scared n Whisper, Attack attack, Of  Mice and Men dan Sleeping with Sirens

Kalo kamu sendiri ? sama diatas itu ?

Aku sendiri lebih global mas all genre , pop punk , electro kayak Owl City dan Attack attack.

Wahh kamu pasti penggemar Rhoma Irama juga ya ?

hahahaha. bisa aja mas,  aku penggemar Vina panduwinata sama Afghan, aku juga masih suka musik pop. kalo lebih ke musik FTA aku penggemar Anthony Green eks dari Saosin

Bicara musik pop, jadi teringat sebuah proyek dari beberapa grup metal membuat album Tribute To Britney Spears. Kenapa nggak sekalian aja kalian bikin cover lagu pop dan dibawakan dengan cara FTA.

Haha, rencananya kita mo cover lagu lagu hip hop/RnB tapi masih nunggu proses recording lagu baru kita dulu  yang judulnya Takkan Pernah Bersama

Di Jember sendri menurut kalian ada band lain gak yang sealiran dengan kalian kalian ini ?

Hmm, kalo sealiran mungkin belum ada atau kitanya sendiri yang belum tahu, tapi kalau sepaham ada, kayak Sagavo , Thirteen o clock. Kalau Sagavo lebih posthardcore , 13 oclock : progresive metal

Indonesia ini suka latah ikutan trend kalo trendnya Avenged Sevenfold semua pada ikutan jadi band dengan corak Avenged, kalo lagi trendnya screamo semuanya ikutan jadi band screamo kemaren kemaren ini lagi trendi pada bawain malaysian style semua band pop indonesia jadi ketularan juga.
FTA ini entar jadi band kayak gitu gak ? ikutan trendi ato tetep konsisten dengan FTA style ?

Kita optimis tetep jadi band FTA mas.

Kalian menyebut fans kalian itu VICTIM. itu kalian sendiri yang menciptakan ato ada orang lain (fans sendiri yang bikin ato gimana ) kemudian siiapa sih yang bikin artwork untuk FTA ?

Victim kita yg ciptakan mas, Victim from This Accident atau diartikan korban dari kecelakaan ini kan pas tuh hehe. Kita juga usaha bisnis merch buat victim. Dalam 3 minggu, 24 kaos ludes habis terjual sekarang juga lagi bingung pesanan banyak tapi masih nunggu hari raya baru readystock kaosnya mas.  Kebetulan artwork kita sendiri yg desain dan rencananya untuk kedepan kita di endorse sama clothing dari teman. Saling bantu lah dan artwork ada designer dari teman yg buatin mereka juga tertarik sama kita

Selama ini kalian udah kemana aja sih ?
Kita pernah maen ke Malang, Surabaya, Bondowoso, Banyuwangi dan rencananya oktober ini kita maen di bali bareng Thirteen (jkt) sm Scared Of Bums (Bali) tinggal teken kontrak baru kita pastiin lagi maen kesana

Untuk produksi serius dalam hal ini recording for sale . apa udah ada rencana ?
Sudah ada, lagu lagu kita yg di reverbnation, di take ulang plus lagu baru kita nanti itu yang kita jual. Tees + cd + stiker / pin jadi dikemas jadi satu gitu rencana awal kita, lagu yang bakalan ada di cd nanti maksudku mungkin 5 -  6 lagu jadi EP album. Sementara ini kita coba sebarin link lagu lagu kita untuk sekedar promosi awal saja.

Ok..thanx ya. keep up good works !

Sama sama

ps :

Untuk info dan kontak coba lihat saja mereka di halaman Facebook

Thanx to rizal. Foto diambil tanpa izin dari halaman myspace FTA.

Read More

helloween, unarmedHelloween, Unarmed, ya benar, mereka tidak “bersenjata lengkap”. Tidak dengan gitar penuh distorsi, maupun twin pedal drum yang kencang dan lagu lagu yang “ngebut”.
Album Helloween yang menurut saya pribadi adalah cukup bikin “shock”. Ini adalah Re-imagining the power metal band.
Gimana enggak, kalau selama ini kita mendengarkan Helloween sebagai sebuah band Power Metal yang konsisten dengan tensi tinggi memainkan musiknya. Sekarang tiba tiba saja muncul dengan album yang berisi bunyi bunyian akustik, orkestrasi dan bahkan saxophone yang tiba tiba saja nongol.
Unarmed, sebuah album yang dirilis oleh Helloween untuk merayakan 25 tahun kebersamaan mereka sebagai sebuah band. Album ini pertama dilepas di Jepang pada 26 Desember 2009 dan lepas edar di Eropa pada bulan Februari 2010. Unarmed ini sendiri merupakan lagu lagu terbaik Helloween yang direkam ulang dengan konsep yang berbeda dari versi aslinya.
Terus terang saya sendiri sempat terharu ketika mendengarkan lagu Eagle Fly Free. Ini adalah lagu pertama yang saya dengar di album Unarmed. Lagu diaransemen ulang dengan gaya yang “akustik melankolis”. Bandingkan saja versi aslinya yang “ngebut” dengan versi Akustik dengan backing vokal Harriet Ohlsson yang sexy. dan Kehadiran Nippy Noya di seksi perkusi dan Johan Bringhed pada piano membuat lagu ini malah lebih terdengar lebih “dalam”.
Dr. Stein sebagai lagu pembuka sebenarnya malah bikin bengong dengan saxophone yang tiba tiba nyelonong muncul di intro. Lagu yang keren trade mark Helloween ini dire-arrange dengan suasana pop bahkan cenderung jazzy. Dominasi saxophone sangat terlihat sekali bahkan dibagian interlude.
Kehadiran Prague Symphonic Orchestra pada lagu Keepers Trilogy memang sepertinya pas sekali. Epic berdurasi 17 menit ini, berisi medley dari lagu “Halloween”, “Keeper of the Seven Keys”,dan “The King for 1000 Years”. Dilengkapi dengan backing vokal yang operatik, epic ini terdengar lebih “ngeri”. Ini mengingatkan pada album konser Within Temptation and Metropole Orchestra.
Lagu Forever In One ketika dibawakan dengan hanya menggunakan piano dan sedikit orkestrasi ternyata efeknya luar biasa.Melankolis !
Demonstrasi kemampuan vokal Andi Deris dibuktikan di lagu The Tale That Wasn’t Right. Dengan iringan orkestra, vokal Andi Deris terasa dominan dengan lengkingan tingginya yang khas sekali.
Helloween membuktikan bahwa dirinya merupakan band dengan musisi musisi cerdas didalamnya. Melepaskan batasan dari musik metal dengan musik lainnya. Future World, Where The Rain Grows, I Want Out, Perfect Gentleman, Fallen to Pieces adalah lagu lagu terbaik Helloween. Setelah mendengarkan album ini, rasanya ingin mendengar versi asli dari lagu tersebut. Jika kalian mengharapkan speed, distorsi, drum kick yang agresif. Semua itu tidak akan ada di album ini. Semuanya berubah total, dan menurut saya They are the Perfect Gentleman !

Tracklisting :

  1. Dr. Stein
  2. Future World
  3. If I Could Fly
  4. Where the Rain Grows
  5. The Keeper’s Trilogy
  6. Eagle Fly Free
  7. Perfect Gentleman
  8. Forever And One (Neverland)
  9. I Want Out
  10. Fallen to Pieces
  11. A Tale that Wasn’t Right
  12. Why

Read More

Slash.
Kalau mendengar nama ini yang terbayang adalah rambut kriting, topi, Gibson Les Paul guitar, dan kadang rokok di sudut bibir.
Setelah sukses membawa Guns n Roses di ujung ketenaran dan membius jutaan penggemarnya lewat Slash’s Snake Pit dan Velvet Revolver. Slash muncul dengan album solonya.
Ketika Slash muncul bersama Michael Jackson lewat hit Black Or White, orang terkejut dengan kolaborasi rock dan pop. Di album solonya ini Slash bekerja sama dengan banyak sekali musisi. Dari Ian Astbury, Fergie, Ozzy Osbourne sampai Cypress Hill. Ciri khas sound gitar yang kental dengan aroma thrashy glam blues, mungkin akan membuat Guns n Roses fanboy melepaskan rasa rindunya dengan album ini.
Mengapa album ini diberi titel Slash ? . Karena album solo ini menggambarkan Slash yang sebenarnya. Slash banget lah :D . Bekerja sama dengan banyak pemusik menunjukkan kemampuan Slash menciptakan karya musik seperti apa yang diinginkannya. The real creator, and total controller. Element blues digabungkan dengan gaya bernyanyi yang berbeda dari beberapa vokalis membuat album ini terasa sangat kaya sekali.
Ghost sebagai track pertama memang layak disimak. Dan memang pilihan menjadikan lagu ini sebagai track pembuka memang terasa pas. Khas Slash ! You’ll hear the old Gun’s N Roses !
Myles Kennedy di lagu Back to Cali dan Starlight membawa nuansa Alter Bridge. Dan itu sangat terasa sekali. Memang sih vokalnya unik dan khas. Meskipun gitarisnya Slash tapi nyawa Alter Bridge tetap ada disini.
Crucify the Dead terdengar seram dan “sangat” Ozzy sekali. Meskipun dibalut nuansa bluesy yang kental suara Adam Levine tetap meningatkan kita akan Maroon 5. Begitu pula kemunculan Chris Cornell (Promise) dan M. Shadows (Nothing to Say)
Munculnya Fergie di lagu Paradise City membuat saya sedikit terkejut. Mending Fergie ini jadi rockers saja daripada menjadi vokalis grup R&B. Dan dua track di abum ini dengan Fergie didalamnya itu sudah cukup. Fergie Rocks !
Cypress Hill sendiri membuat lagu Paradise City terdengar lebih hardcore
Tampaknya Slash berusaha menjadikan dirinya seolah olah adalah gitaris dari masing masing band asal dari vokalis yang bersangkutan. Kemampuan beradaptasi dengan core musik masing masing artis di yang ada di album ini sungguh menarik.  Bleed your ears with this album !

Tracklist :

01. Ghost feat. Ian Astbury
02. Crucify the Dead feat. Ozzy Osbourne
03. Beautiful Dangerous feat. Fergie
04. Back from Cali feat. Myles Kennedy
05. Promise feat. Chris Cornell
06. By the sword feat. Andrew Stockdale
07. Gotten feat. Adam Levine
08. Doctor Alibi feat. Lemmy Kilmeister
09. Watch this Dave feat. Dave Grohl and Duff Mckagan
10. I Hold On feat. Kid Rock
11. Nothing to Say feat. M. Shadows
12. Starlight feat. Myless Kennedy
13. Saint is a Sinner Too feat. Rocco Deluca
14. We’re All Gonna Die feat. Iggy Pop
15. Baby Can’t Drive feat. Alice Cooper & Nicole Scherzinger
16. Chains and Shackles feat. Nick Oliveri
17. Mother Maria feat. Beth Hart
18. Sahara feat. Koshi Inaba
19. Paradise City feat. Fergie & Cypress Hill

Read More

RSS Blabbermouth

  • BLACK SABBATH: BILL WARD Asked Us To Remove His Images From Official Web Site
    Original BLACK SABBATH members Tony Iommi (guitar), Ozzy Osbourne (vocals) and Geezer Butler (bass) have released the following statement: "At the request of [original BLACK SABBATH drummer] Bill Ward, through his attorney, so as to not give the public the wrong impression about his involvement in the current BLACK SABBATH lineup, we have temporarily re […]
  • BLACK SABBATH Plays First Show In Seven Years
    BLACK SABBATH performed earlier tonight (Saturday, May 19) at the intimate 3,800-capacity O2 Academy in Birmingham, England as a warm-up for the band's upcoming appearance at the Download festival. […]

Supporting Act

Act