helloween, unarmedHelloween, Unarmed, ya benar, mereka tidak “bersenjata lengkap”. Tidak dengan gitar penuh distorsi, maupun twin pedal drum yang kencang dan lagu lagu yang “ngebut”.
Album Helloween yang menurut saya pribadi adalah cukup bikin “shock”. Ini adalah Re-imagining the power metal band.
Gimana enggak, kalau selama ini kita mendengarkan Helloween sebagai sebuah band Power Metal yang konsisten dengan tensi tinggi memainkan musiknya. Sekarang tiba tiba saja muncul dengan album yang berisi bunyi bunyian akustik, orkestrasi dan bahkan saxophone yang tiba tiba saja nongol.
Unarmed, sebuah album yang dirilis oleh Helloween untuk merayakan 25 tahun kebersamaan mereka sebagai sebuah band. Album ini pertama dilepas di Jepang pada 26 Desember 2009 dan lepas edar di Eropa pada bulan Februari 2010. Unarmed ini sendiri merupakan lagu lagu terbaik Helloween yang direkam ulang dengan konsep yang berbeda dari versi aslinya.
Terus terang saya sendiri sempat terharu ketika mendengarkan lagu Eagle Fly Free. Ini adalah lagu pertama yang saya dengar di album Unarmed. Lagu diaransemen ulang dengan gaya yang “akustik melankolis”. Bandingkan saja versi aslinya yang “ngebut” dengan versi Akustik dengan backing vokal Harriet Ohlsson yang sexy. dan Kehadiran Nippy Noya di seksi perkusi dan Johan Bringhed pada piano membuat lagu ini malah lebih terdengar lebih “dalam”.
Dr. Stein sebagai lagu pembuka sebenarnya malah bikin bengong dengan saxophone yang tiba tiba nyelonong muncul di intro. Lagu yang keren trade mark Helloween ini dire-arrange dengan suasana pop bahkan cenderung jazzy. Dominasi saxophone sangat terlihat sekali bahkan dibagian interlude.
Kehadiran Prague Symphonic Orchestra pada lagu Keepers Trilogy memang sepertinya pas sekali. Epic berdurasi 17 menit ini, berisi medley dari lagu “Halloween”, “Keeper of the Seven Keys”,dan “The King for 1000 Years”. Dilengkapi dengan backing vokal yang operatik, epic ini terdengar lebih “ngeri”. Ini mengingatkan pada album konser Within Temptation and Metropole Orchestra.
Lagu Forever In One ketika dibawakan dengan hanya menggunakan piano dan sedikit orkestrasi ternyata efeknya luar biasa.Melankolis !
Demonstrasi kemampuan vokal Andi Deris dibuktikan di lagu The Tale That Wasn’t Right. Dengan iringan orkestra, vokal Andi Deris terasa dominan dengan lengkingan tingginya yang khas sekali.
Helloween membuktikan bahwa dirinya merupakan band dengan musisi musisi cerdas didalamnya. Melepaskan batasan dari musik metal dengan musik lainnya. Future World, Where The Rain Grows, I Want Out, Perfect Gentleman, Fallen to Pieces adalah lagu lagu terbaik Helloween. Setelah mendengarkan album ini, rasanya ingin mendengar versi asli dari lagu tersebut. Jika kalian mengharapkan speed, distorsi, drum kick yang agresif. Semua itu tidak akan ada di album ini. Semuanya berubah total, dan menurut saya They are the Perfect Gentleman !

Tracklisting :

  1. Dr. Stein
  2. Future World
  3. If I Could Fly
  4. Where the Rain Grows
  5. The Keeper’s Trilogy
  6. Eagle Fly Free
  7. Perfect Gentleman
  8. Forever And One (Neverland)
  9. I Want Out
  10. Fallen to Pieces
  11. A Tale that Wasn’t Right
  12. Why